alodiet.blogspot.com - Pantyliner atau pembalut tipis biasanya digunakan oleh para wanita saat tidak sedang haid. Pembalut tipis ini memang tidak bisa dipisahkan dengan keseharian para perempuan. Namun, tahukah Anda jika pembalut itu tidak diperbolehkan digunakan setiap hari? Sebab justru bisa memicu terjadinya pertumbuhan kuman.
Menurut Ahli, Sebaiknya Gunakan Pantyliner Saat Haid
Sudah menjadi hal yang umum
Sebagai pembalut yang berfungsi banyak buat wanita, tak jarang kita memakai pembalut ini secara berlebihan. Misalnya, pada saat haid sudah selesai dan takut akan ada keputihan, maka memakai pembalut tipis untuk menahan cairannya. Ini bukan tindakan yang bijak, lho... Mengapa demikian?
Menurut ahli
dr Budi Iman Santoso, Sp OG (K), kepala Departemen Obgyn RS Ciptomangunkusumo Fakultas Kedokteran UI mengungkapkan bahwa penggunaan pembalut tipis itu tidak bagus dan tidak boleh digunakan setiap hari. Pasalnya, bisa membuat wanita sengsara. Solusinya adalah hanya menggunakan pembalut saat sedang haid saja.
Lebih detail dijelaskan bahwa menggunakan pantyliner bisa meningkatkan kelembaban pada area sekitar organ kewanitaan. Hal ini bisa memicu kuman dan bakteri berbahaya yang pada kelanjutannya bisa menyebabkan penyakit.
Ditambahkan pula, daerah kewanitaan harusnya kering. Kalau ada pembalut tipis di situ, maka organ tersebut justru malah basah. Hasilnya, keputihan menjadi lebih sering. dr Budi Iman Santoso juga menjelaskan bahwa jika labia tertutup, maka salurannya akan terganggu dan bisa menyebabkan susah menstruasi. Lantas, jika darah yang masuk ke perut bisa menyebabkan susah hamil.
Jadi, sebaiknya lebih berhati-hati dalam menggunakan pantyliner ya girls!

No comments:
Post a Comment